
Sesekali ada baiknya jika kita menoleh ke belakang, ke masa dimana kita pernah berbuat untuk kehidupan ini. Sebagai manusia, kita layak melihat apa yang sudah berjalan sebagai bagian dari kesyukuran kita kepada Sang Pencipta kita.
Misalnya, saya layak saja tentunya melihat ke masa ketika saya memimpin dua kemahasiswaan selama dua tahun. Yaitu periode Senat Mahasiswa Syari'ah, periode 1981-1983. Sejak masa itu tim syari'ah pernah untuk pertama dan kedua kalinya menjadi juara umum pada porseni yang berlangsung di lingkungan IAIN Walisongo Semarang.
Misalnya, saya layak saja tentunya melihat ke masa ketika saya memimpin dua kemahasiswaan selama dua tahun. Yaitu periode Senat Mahasiswa Syari'ah, periode 1981-1983. Sejak masa itu tim syari'ah pernah untuk pertama dan kedua kalinya menjadi juara umum pada porseni yang berlangsung di lingkungan IAIN Walisongo Semarang.
Nasib istimewa yang tidak serta merta itu memang tidak dari bim salabim. Akan tetapi, itu bermula ketika pada masa kami, seluruh pemain diperlakukan dengan sebaik-baiknya. Mereka dipersiapkan untuk benar-benar menjadi pemenang, yang dapat menggondol prestasi yang dapat diharapkan.
Nah, untuk mencapai maksud itu, para pemain kami kumpulkan berkali-kali; katika pertama kali ketemu, mereka kami ajak siap menuju permainan yang mencapai cita-cita; kemudian pertemu untuk lengkap dengan banyak sporter kami; dan yang terakhir kami bertemu dengan mereka sekaligus segenap pimpinan fakultas, yang ketika itu dekannya adalah Bapak Drs. H. Ahmad Darodji. Beberapa kali temu persiapan, dan ya ada manfaat poin utamanya. Para pemain dan supporter jauh-jauh hari dikumpulkan sebelum pertandingan untuk lalu kita permantap dengan suatu debakan psikologis, kita yakini akan membawa prestasi. Entah apa ya yang dimaksud dengan kata "debakan psikologis" ketika itu, yang penting pemain dan suporter saya siapkan menjadi orang yang sebenarnya di dalam kehidupan bermain.
Demikian, ini kenangan main, semoga menjadi kenangan yang tetap disuka oleh banyak kalangan.

0 komentar:
Posting Komentar